
Pontianak- Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Pemerintah Kalbar terus berupaya mendorong kemajuan industri kerajinan di Provinsi Kalbar dengan mengikutkan sejumlah perajin pada acara International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) di Jakarta Convention Center, Jakarta pada 26-30 April 2017 guna mempromosikan hasil kerajinan unggulan daerah, Rabu (26/4).
Selain melalui pembinaan, Dekranasda Kalbar juga memfasilitasi para perajin untuk mengikuti sejumlah pameran baik di tingkat lokal hingga nasional.
Ketua Dekranasda Kalbar Ny Frederika Cornelis, S.Pd berharap, melalui pameran INACRAFT ini bisa menjadi ajang promosi bagi para perajin Kalbar di bawah binaan Dekranasda. Para perajin bisa bertemu dengan buyer yang diharapkan mampu meningkatkan penjualan.
“Kerajinan Kalbar selain karena unik dan khas. Namun agar bisa terus bersaing dengan produk luar, kita minta agar para perajin binaan bisa meningkatkan kualitas produk, sehingga mampu bersaing dengan hasil kerajinan bukan saja dari dalam negeri bahkan luar negeri,” kata Ny Frederika Cornelis.
Dikatakan Frederika Cornelis hasil kerajinan yang dipamerkan dalam even skala internasional itu seperti kerajinan anyaman tangan, kain tenun dan lainnya. “Produk yang kami tampilkan pada tahun ini adalah beberapa jenis produk unggulan anyaman khas daerah lokal. Kerajinan dan produk tersebut kita pajang di stand Dekranasda Provinsi Kalbar dan Dekranasda Kabupaten/Kota se kalbar,” katanya.
Pameran INACRAFT 2017 dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Produk kerajinan serta seni dan atraksi budaya Yogyakarta menjadi ikon pameran dengan tema “The magnificence of Yogyakarta.”
Presiden Ir H Joko Widodo mengatakan masa depan Indonesia ada di industri kerajinan dan industri kreatif. Mulai dari kerajinan tangan, musik, film dan digital. Industri kerajinan yang berkembang saat ini sangat bsrvariasi, kualitas industri kreatif indonesia sudah cukup baik dan memenuhi standart nasional maupun internasional.
“Kualitas saja tidak cukup. Catatan saya, produk-produk itu masih sulit diakses oleh buyers atau pembeli. Bahkan bayak yang belum tahu produk-produk yabg di carinya itu berada di indonesia. Kita harus jemput bola pada para pembeli. Apalagi interaksi dengan pembeli sekarang jauh lebih mudah, terlebih denga adanya internet. Apa bila ada website yang dikelola dengan baik dan menarik,ini akan lebih mudah menjangkau negara manapun, dimana pun dan kapan pun,” kata Ir H Joko Widodo dalam sambutan saat pembukaan Pameran INACRAFT di Jakarta Convention Center.
Salah satu pameran produk kerajinan internasional terbesar di asia tenggara ini di ikuti sekitar 1.395 peserta dari seluruh pelosok tanah air.
(LAY)