
LAODE ALFIN/ POS
KEBERSIHAN : Bupati Muna, LM. Rusman Emba saat memberi pengarahan usai kerja bakti membersihkan kawasan lingkungan kota di kawasan By Pass, Raha.
.CO.ID — Urusan sampah memang jadi persoalan menahun di Muna. Pergantian pemimpin daerah dan instansi teknis, sudah sering dilakukan, tetapi masalah sampah tak kunjung teratasi. Sebagai otorita “tua”, Kabupaten Muna bahkan belum sama sekali merasakan penghargaan adipura. Untuk itu, Bupati Muna, LM. Rusman Emba turun langsung mengajak masyarakat untuk terlibat dalam menjaga kebersihan kota.
Apalagi, mantan senator DPD RI itu menyadari keterbatasan sarana kebersihan milik pemerintah menjadi kendala selama ini. Kondisi itu ikut diperparah dengan kinerja Dinas Lingkungan Hidup yang tak juga optimal. Minggu (18/3) pagi, Rusman bersama Lembaga Dakwah Islam Indonesia Muna melakukan kerja bakti di area Kota Raha. Kegiatan itu sebagai bentuk edukasi pada masyarakat agar terlibat aktif dalam menjaga lingkungan. “Pembangunan memang tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah. Perlu sinergi. Alhamdulillah, hari ini LDII sudah memulainya dan besok semakin banyak lagi yang terlibat,” apresiasi Rusman, minggu (18/3). Mantan Ketua DPRD ini mengakui, sampah di Kota Raha belum terurus maksimal. Ia pun menegaskan komitmennya untuk menuntaskan masalah itu dengan sedapat mungkin melibatkan masyarakat. “Saya jadi Bupati baru 1,6 tahun. Ini memang masalah serius. Pemkab dan masyarakat akan turun langsung mengatasi,” janjinya.
Muna-1 tersebut berpesan agar masyarakat memahami jika menjaga kebersihan adalah ibadah. Untuk itu, lingkungan yang kotor menjadi representasi peradaban masyarakat itu sendiri. “Kebersihan bagian dari iman. Olehnya itu, mari kita jaga Kota Raha dari sampah agar tamu yang berkunjung merasa betah,” sambungnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD LDII Muna, Heru Sugiarto, menjelaskan kerja bakti tersebut merupakan langkah sederhana dalam upaya menciptakan Raha yang bersih. Apalagi, organisasi tersebut perlu menunjukkan kontribusi nyata di masyarakat. “Ini hanya awal gerakan menjaga kebersihan kota. Masih akan ada aksi lanjutan yang pada intinya mengajak masyarakat mengambil peran dalam lingkungan,” paparnya.Kerja bakti tersebut dimulai dari Tugu Jati, By Pass Raha dan berakhir di kawasan Masjid Almunajat. (c/ode)