Bupati Sanggau Lepas Pawai Dua Umat Yang Berbeda - Muda Sejiwa

Muda Sejiwa

Berbagi Informasi dan Ilmu. Memberi Inspirasi dan Membuka Cakrawala Pengetahuan

Post Top Ad

Bupati Sanggau Lepas Pawai Dua Umat Yang Berbeda

SANGGAU – Bupati Sanggau Paolus Hadi pada hari yang sama melepas dua pawai umat muslim dan umat khatolik di Kabupaten Sanggau, Sabtu (2/9). Pada kesempatan pertama, sekitar pukul 15.00 Wib, Bupati Paolus Hadi didampingi Ketua PHBI Kabupaten Sanggau Hadi Sudibjo, Kasat Lantas Polres Sanggau AKP. Refandri Meidika Putra dan Kapolsek Kapuas IPTU. Sri Mulyono melepaskan pawai yang mengelilingi Kota Sanggau itu. Pawai takbir yang dilombakan ini diikuti sebanyak 19 kendaraan hias. Rute pawai dimulai dari halaman Pemda menuju Ahmad Yani, dilanjutkan ke jalan RE.Martadinata, balik lagi ke Ahmad Yani menuju finis di halaman pemda.

Dalam sambutannya, Bupati Paolus Hadi mengapresiasi pawai takbir ini. Ia berharap kegiatan ini semakin menambah keimanan dan ketaqwaan umat islam kepada Tuhannya. Pada kesempatan itu, Ia menyampaikan kebanggaannya atas kebersamaan dan keharmonisan umat beragama di Kabupaten Sanggau.

Usai melepas pawai takbir, sekitar pukul 15.30 Wib Bupati melanjutkan melepas pawai kendaraan hias umat khatolik dalam rangka memperingati Bulan kitab suci nasional yang dilaksanakam oleh Gereja Paroki Bunda Pengharapan Bunut Kecamatan Kapuas. Pawai yang dilombakan ini diikuti 12 kendaraan hias, puluhan mobil pribadi serta ratusan kendaraan roda dua. Untuk peserta diikuti oleh kring wilayah Bunut serta stasi dibawah gereja paroki bunda pengharapan Bunut. Selain bupati hadir juga Mgr. Yulius Mencucini, Pastor Leo dan Pastor Riadi. Rute pawai dimulai dari Kompleks Laverna Bunut menuju jalan Jendral Sudirman menuju gereja paroki santa maria pengharapan bunut.

Ketua Dewan Pastoral Paroki Gereja Bunda Pengharapan Bunut, G. Theno dalam sambutannya menyampaikan pawai kendaraan hias yang dilaksanakan hari ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan. Dia berharap kegiatan rutin ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Berbagai kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka memperingati bulan kitab suci nasional, diantaranya lomba baca kitab suci, cerdas cermat dan kegiatan lainnya. Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan agar umat menjaga persatuan demi pilkada 2018 yang lebih aman.

Mgr. Yulius Mencucini dalam sambutannya menyampaikan, Tujuan dari bulan kitab suci nasional adalah supaya umat khatolik memiliki kitab suci, menghormati dan mewartakan kitab suci.
“Pawai ini adalah bukti kita menghormati dan menjunjung tinggi kitab suci,” ujarnya.

Bupati Sanggau saat membuka bulan kitab suci nasional di depan gereja Pastoral Paroki Bunda Pengharapan Bunut, menyampaikan dalam waktu hampir bersamaan membuka lomba takbir memeriahkan hari raya idul adha. Untuk umat islam takbir adalah syiar untuk memperkuat iman umat islam. Begitu juga yang nasrani. Oleh karena itu bupati memuji keberagaman di Kabupaten Sanggau yang tetap terjaga dengan baik.

Bupati mengaku prihatin masih banyak umat Khatolik yang belum memiliki kitab. Ia berharap, anak-anak muda tidak meninggalkan kitab suci untuk menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. Ia menegaskan akan mengkampanyekan ini terus menerus.

Acara diakhiri dengan pelepasan balon oleh Uskup disaksikan Bupati dan Pastor.

(dra)

REKOMENDASI :

Banjir Yang Melanda Kecamatan Jelai Hulu Berangsur...

Dibaca 320

Jutaan Umat Islam Melaksanakan Wukuf di Arafah

Dibaca 502

Lagi, Tiga Ruko Disintang Ludes Terbakar

Dibaca 380

Jelang Idhul Adha, Harga Daging Sapi di Sintang Rp...

Dibaca 15

Dua Kecamatan Di Ketapang Dilanda Banjir

Dibaca 37

Wow ! Satgas Pamtas TNI Sudah Gagalkan Penyelundup...

Dibaca 10

Koramil 1207-07 Kakap Bedah Rumah Gubuk Jadi Layak...

Dibaca 6

Jelang Wukuf di Arafah Sejumlah Jalan Ditutup

Dibaca 16

Click to comment

Post Bottom Ad